MyPsyche Journal
:: Menangani Anak Anak melalui intervensi lintas lingkungan::
MyPsyche Journal
:: Menangani Anak Anak melalui intervensi lintas lingkungan::
Bersabarlah Dalam Mendidik Anak
- Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc -
Setuju tidak, bahwa merawat dan mendidik anak itu butuh bergunung-gunung kesabaran? Dari pagi sampai malam kita harus menghadapi tingkah polah anak yang tak ada habisnya. Tak mau turun dari gendongan, bertengkar dengan adiknya, sering kebobolan ngompol saat toilet training, mudah menangis, tidak mau makan, merengek tak hentinya minta jajan, dan tentu masih banyak lagi yang lainnya. Padahal kita pun sudah lelah dengan pekerjaan rumah yang tak kunjung ada habisnya.
Ketika itu mungkin emosi kita sudah memuncak hingga ubun-ubun, kepala serasa mau pecah, dada terasa sesak. Saat itu yang kita butuhkan adalah kejernihan pikiran sehingga bukan amarah yang menguasai kita. Disaat seperti itulah mestinya kita mau merenungkan sebuah hadits yang diberitakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dari Shuhaib radhiyallahu’anhu,
عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ، إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ، وَلَيْسَ ذَاكَ لِأَحَدٍ إِلَّا لِلْمُؤْمِنِ، إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ، فَكَانَ خَيْرًا لَهُ، وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ، صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ
”Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin. Sesungguhnya semua urusannya adalah baik untuknya. Dan hal itu tidak ada kecuali pada diri seorang mukmin. Apabila dia mendapatkan kesenangan maka dia pun bersyukur, maka hal itu adalah kebaikan untuknya. Apabila dia tertimpa kesulitan maka dia pun bersabar, maka hal itu juga sebuah kebaikan untuknya.” (HR. Muslim [2999] lihat al-Minhaj Syarh Shahih Muslim[9/241])
Anak adalah ujian bagi orang tuanya. Jika kita mampu bersabar dalam mendidik mereka tentu akan ada balasan pahala dari Allah, dan kelak kita akan menuai buah dari kesabaran yang manis bagaikan madu. Yaitu ketika mereka telah dewasa, kala mereka telah terbiasa dan terdidik dengan kebaikan yang kita ajarkan dan mereka menjadi manusia yang taat pada Rabbnya. Doa-doa yang selalu mereka panjatkan untuk kita adalah harta dan investasi yang tak ternilai harganya. Lalu seperti apa saja aplikasi kesabaran dalam mendidik anak?
Berikut beberapa contohnya aplikasi kesabaran dalam mendidik anak,
1. Sabar dalam mengajarkan kebaikan pada anak
Salah satu bagian dari kesabaran yang dijelaskan para ulama adalah kesabaran dalam melakukan ketaatan pada Allah. Sabar dalam mengajarkan kebaikan pada anakpun termasuk dalam kategori ini. Mengajarkan kebaikan membutuhkan kesabaran seorang ibu. Mengajarkan doa-doa harian, adab dan akhlak yang baik, menghafal qur’an, dan lain sebagainya.
2. Sabar menjawab pertanyaan anak
Dalam masa tumbuh kembangnya, anak akan mengalami fase dimana ia akan selalu bertanya tentang hal-hal di sekelilingnya mulai dari hal yan besar sampai hal-hal yang sepele. Jangan keluhkan hal ini, wahai Ibu! Bersabarlah menjawab setiap pertanyaan anak kita karena dengan anak bertanya pada kita sesungguhnya ia menaruh kepercayaan pada kita sebagai orang tuanya. Jika kita ogah-ogahan atau malah marah-marah dengan pertanyaan yang anak lontarkan maka anak mungkin akan jera bertanya lagi dan ia tak akan menaruh kepercayaan lagi pada kita sehingga akan bertanya pada orang lain. Lalu apa jadinya jika ia bertanya pada orang yang tidak tepat sehingga mendapat jawaban yang berbahaya bagi agamanya?
3. Sabar menjadi pendengar dan teman yang baik
Termasuk sifat sabar dalam mendidik anak adalah menjadi pendengar yang baik. Jangan pernah mengganggap remeh curhatan anak kita, dengarkan dan komentari dengan bijak serta sisipi dengan nasehat.
4. Sabar ketika emosi memuncak
Menghadapi kelakuan anak yang terkadang nakal memang menjengkelkan. Saat inilah dibutuhkan kesabaran. Jika amarah itu datang cobalah sementara untuk menjauh dari anak hingga emosi kita mereda. Setelah reda, baru dekati anak lagi dan cobalah menasehatinya. Menasehati anak sambil marah-marah tidak akan ada gunanya dan tidak memberikan kesadaran bagi anak.
4. Sabar jika ikhtiar kita dalam mendidik anak belum menunjukkan hasil yang maksimal
Bersabarlah jika belum ada hasil yang maksimal dalam mendidik anak kita. Selalulah ingat bahwa Allah akan selalu melihat proses bukan hasil. Setiap ikhtiar kita mendidik anak akan Allah balas meskipun itu hal yang kecil. Selalulah mendoakan anak kita agar mereka menjadi anak yang shalih-shalihah.
Penuh Onak dan Duri
Mendidik anak itu tidak mudah, akan ada onak dan duri. Memupuk kesabaran juga bukan perkara gampang. Bukankah kita tahu bersama bahwa jalan menuju surganya Allah penuh dengan hal-hal yang tidak kita sukai apalagi wanita memang memiliki sifat suka berkeluh kesah. Jadi bersemangatlah berusaha menjadi ibu yang sabar, semoga tips ini dapat membantu:
1. Berlatihlah untuk sabar, dan ini harus bertahap tidaklah mungkin akan langsung bisa.
2. Berdoa pada Allah agar menyuburkan sifat sabar dalam jiwa kita.
3. Membaca tentang keutamaan sifat sabar dan juga kisah Nabi dan shahabat serta orang-orang shalih ketika mendidik anak-anak mereka.
4. Sabar itu bisa naik dan turun, maka rajinlah mencharge kesabaran kita dengan banyak membaca, menghadiri majelis ilmu, serta berkawan dengan teman yang shalihah agar bisa menasehati kita untuk bersabar.
5. Saling mengingatkan dengan partner kita dalam mendidik anak, yaitu suami kita.
Bukalah mata kita, banyak orang tua yang belum dikaruniai anak atau dikaruniai anak namun memiliki ‘keterbatasan’ yang menjadikan anak sukar dididik. Ingatlah hal itu sehingga dengan itu kita akan banyak bersyukur dan berusaha keras memupuk kesabaran dalam mendidik anak-anak kita. Selalulah ingat bahwa anak adalah invetasi kita di akhirat kelak. Ibarat bercocok tanam, tanamlah benih unggul dan sabarlah merawatnya, maka kelak kita akan menyemai buah yang ranum.
—
Penulis: Saudariku, Win Nugrahaeni Ummu Nafisah
Artikel Muslimah.Or.Id
🍌🍌🍌🍌
Seminar Gizi:
*PEDOMAN GIZI SEIMBANG DALAM USAHA MENCAPAI GIZI OPTIMAL ANAK PRA SEKOLAH*
Pemateri: FEBITARIA TAHAJJADDATI
☑ *PERAN IBU*
-ibu lah yang mengatur pola makan anak dan keluarga
-ibu lah yg menyiapkan, melaksanakan dan mengevaluasi makan keluarga
(Mengatur anggaran, menu keluarga, evaluasi habis nggaknya makannya)
- madrasah pertama bagi anak anak.
Ibulah yg paling banyak berinteraksi dgn anak di rumah, komunikasi jg lebih banyak dibanding ayah dan paling dominan mengajarkan pola makan sehat. Maka ibu lebih utama mengerti ilmu ttg kesehatan gizi anak sblm mengajari anaknya.
☑*ANAK YG SEHAT AKAN...*
- Membentuk kebiasaan baik sampai dewasa
- Membentuk generasi sehat,kuat,dan berdaya saing
- Mampu mjd tauladan yang baik bagi anak anak kelak.
☑*PEDOMAN MAKAN*
4 SEHAT 5 SEMPURNA sekarang sdh tidak relevan. Susu dianggap tdk wajib lagi.
Susu merupakan makanan yg boleh diminum boleh juga tidak.
Susu memiliki kandungan kalsium yg tinggi, akan tetapi kandungan kalsium bs diambil jg dari sayuran: Brokoli, buah pisang, yogurt dsb.
Minum,susu tidak boleh lebih setengah liter sehari. Bila berlebih:
1. Obesitas
2. Sulit makan karena sdh terpenuhinya perut dgn cairan
Maka keberadaan susu dianggap bukan penyempurna lagi .
Pemerintah sudah mensosialisasikan PEDOMAN GIZI SEIMBANG sbg pengganti 4sehat5sempurna. Dikenal juga sebagai 4BINTANG.
☑*SEPULUH PEDOMAN GIZI SEIMBANG*
1. Syukuri dan nikmati aneka ragam makanan. Meliputi berdoa sblm makan, tidak terburu-buru, mengunyah dengan sempurna, dsb
2. Banyak makan sayuran dan cukup buah.
*WARNA HIJAU:*
Menghambat sel yg tidak diinginkan dan meregenerasi sel yang rusak.
Mengandung asam folat tinggi.
Contoh: brokoli mengandung asam folat
Sawi mengandung kalsium
*WARNA COKELAT/PUTIH:*
Mengandung alicin: Antivirus dan antibakreri, dan sumber potasium yang baik.
Contoh:pisang, kentang, bawangputih
WARNA MERAH:
Kandungan likopen: Antioksidan kuat menurunkan resiko kanker dan jantung.
Contoh: tomat, stawberi
*WARNA UNGU*
Mengandung antosianin: Menurunkan resiko kanker dan jantung
Contoh: terong
*JINGGA KUNING*
Kandungan betakaroten: Vitamin A.
Menjaga kesehatan mukosa pencernaan.
Contoh: wortel, pepaya
3. BIASAKAN BERBAGAI MACAM RAGAM MAKANAN
Makanan pokok banyak mengandung karbohidrat kompleks.
4. Biasakan konsumsi aneka lauk protein tinggi.
Kalau bisa sekali makan, ada protein hewani dan nabati, boleh didahulukan hewani dulu.
Daging merah banyak mengandung zat besi yang dibutuhkan anak.
Membantu penyerapan zat besi : vit. C
Menghambat penyerapan zat besi : teh, susu, kafein
5. Batasi konsumsi pangan yang manis, asin, dan berlemak.
-Gula maksimal 4 sendok makan
-Garam maksimal 1 sendok teh
-Lemak 5 sendok makan
Minyak yg lbh bagus digunakan adalah minyak zaitun atau minyak kelapa. Margarin tidak lagi dianjurkan dan bisa diganti butter.
Dalam MPASi menambahkan minyak dalam makanan yg siap makan dapat mencegah konstipasi.
Anak2 masih membutuhkan minyak jd jangan bandingkan dg org dewasa yg harus diet dr minyak.
Lemak baik dapat membantu pembentukan jaringan sel-sel otak pada anak.
6. Biasakan sarapan pagi
Sarapan adalah makan utama, makanan yg paling penting dibanding makan siang atau malam.
Telur juga bagus utk sarapan.
7. Minum air putih yang cukup dan aman. Setidaknya 2 liter sehari.
8. Biasakan membaca label makanan
Prosentase AKG dicermati:
AKG : ANGKA KECUKUPAN GIZI
- Natrium sebaiknya diminimalkan krn tmsk garam.
9. Cuci tangan pakai sabun dengan air bersih.
Langkah cuci tangan:
Cara Cuci Tangan Dengan Sabun Menurut WHO
(1.) Basahi tangan dg air bersih yang mengalir
(2) Usap dan gosok telapak tangan, punggung dan sela hari jari
(3) Bersihkan bagian bawah
Kuku kuku
(4)Bilas dengan air bersih mengalir
(5) keringkan dengan tisu bersih, handuk, atau angin anginkan agar kering sendiri.
10. Lakukan aktivitas fisik cukup dan pertahankan berat badan normal.
BMI : untuk dewasa usia > 18 tahun
Untuk anak-anak memakai grafik dari CDC.
Rumus BMI : bb (dalam kg) / (TB) kuadrat dalam meter
BMI :
< 18 : gizi kurang
18-23 : normal
23,01 - 30 : gizi lebih
> 30 : obesitas
☑*CIRI ANAK SEHAT*
1. Bertambah umur bertambah berat, bertambah tinggi (proposional antara umur , berat,dan tinggi)
2. Postur tubuh tegap dan otot padat
3. Rambut berkilau dan kuat
4. Kulit dan kuku bersih tidak pucat
5. Wajah ceria mata bening bibir segar
6. Gigi bersih dan gusi merah muda
7. Nafsu makan baik dan BAB teratur.
8. Bergerak aktif dan bicara lancar sesuai umur.
9. Penuh perhatian dan bereaksi aktif.
10. Tidur nyenyak.
TKIT AL QUDWAH,
20 November 2016.
🌷🌷🌷🌹🌹🌷🌹🌹🌹🌷🌷🌹🌹🌷🌺🎁🎁🎁